Bisakah Bitcoin Meroket ?

  • October 15, 2020
Foto: murdockcruz.com

Bitcoin kembali unjuk gigi. Mata duit kripto( cryptocurrency) terpopuler di dunia ini kembali menembus tingkat US$10. 000 sehabis sering bergerak seperti roller coaster.

Harga bitcoin hari ini menguat 2, 2 persen jadi US$10. 015 per BTC pada dini perdagangan di Asia hari ini, Jumat( 8/ 5/ 2020), buat awal kalinya semenjak 24 Februari.

Penguatan bitcoin dirasakan menjelang halving yang ditatap sebagian orang bagaikan penggerak naik biayanya. Halving merupakan momen kala imbalan blok menurun setengah dari 12, 5 BTC jadi 6, 25 BTC. Momen teknis ini diyakini hendak terjalin sangat kilat pada 12 Mei.

Walaupun bergerak sangat fluktuatif sepanjang bertahun- tahun serta jatuh secara spektakuler sehabis menggapai puncaknya mendekati US$20. 000 pada Desember 2017, bitcoin lambat- laun membuat terobosan.

Bursa- bursa penukaran yang sudah mendapatkan izin secara bertahap menawarkan lebih banyak metode produk semacam futures serta opsi seputar peninggalan ini.

Pendiri hedge fund Tudor Investment Corporation, Paul Tudor Jones, berkata sudah membeli bitcoin, yang mengingatkannya pada emas pada tahun 1970- an. Di sisi lain, banyak pula tokoh investasi terkemuka yang merasa skeptis soal bitcoin, semacam Warren Buffett.

“ Bersamaan dengan mendekatnya momen halving bitcoin, kami percaya penyusutan dalam jangka pendek sangat bisa jadi lekas terjalin pasca- halving, sebab para orang dagang mulai mengambil untung,” ucap Lennard Neo, kepala riset di Stack AM Pte., semacam dikutip dari Bloomberg.

“ Tetapi, dalam jangka panjang, kita bisa berekspektasi bitcoin hendak mencatat apresiasi harga yang signifikan menjelang akhir 2020 serta dini 2021,” tambahnya.

Aulia

E-mail : kikyiyd@gmail.com

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*